Musim Panas Ini, Menyejukkan Diri di China — Panduan Liburan Musim Panas di China Khusus untuk Warga Singapura

2026-08-07

Pada 2025, China menyambut 68 juta wisatawan internasional, dengan belanja pariwisata inbound melampaui USD 130 miliar. Kebijakan bebas visa terus diperluas, pembayaran digital tersedia luas, dan jaringan kereta cepat menjangkau berbagai kota—sekarang adalah salah satu waktu terbaik bagi warga Singapura untuk berwisata ke China.

Liburan ke China saat musim panas? Anda tidak salah dengar Melihat kalimat "liburan ke China saat musim panas", banyak teman dari Singapura mungkin langsung berpikir: Singapura saja sudah cukup panas, kenapa harus ke China untuk merasakan panas lagi? Justru sebaliknya. Panas di Singapura adalah "mode kukus" yang lembap dan stabil sepanjang 365 hari—pukul 7 pagi 32 derajat, pukul 1 siang 32 derajat, pukul 10 malam masih 32 derajat. Anginnya pun terasa panas. Keluar rumah 5 menit, berkeringat dua jam, kulit terasa lengket seperti dilapisi plastik wrap. Sementara panas di Chongqing berada di level yang berbeda. Benar, musim panas di Chongqing memang panas. Suhu siang hari bisa mencapai 38 derajat bahkan 40 derajat, dan kota ini dikenal sebagai salah satu dari "empat tungku panas" di China. Namun panas Chongqing adalah panas yang "punya karakter"—ada perbedaan suhu antara pagi, malam, dan siang hari. Setelah malam tiba, angin dari sungai bisa menurunkan suhu hingga sekitar 26–27 derajat, terasa jauh lebih nyaman. Yang lebih menarik, panas Chongqing juga bisa terasa lebih ramah bagi kulit...

Kembali ke Wawasan Yuexing